Hidup Yang Berpusat Pada Kristus

Bacaan hari ini: Kisah Para Rasul 28:30-31 | Bacaan setahun: Mazmur 4-6, Ibrani 11


“Dengan terus terang dan tanpa rintangan apa-apa ia memberitakan kerajaan Allah dan mengajar tentang Tuhan Yesus Kristus.” (Kisah Para Rasul 28:31)

Sesungguhnya hidup orang Kristen selalu terhubung dengan Kristus, sebab mereka adalah orang-orang yang telah ditebus-Nya; bahkan eksistensi dan tujuan hidup mereka dalam dunia ini adalah untuk menyatakan tentang Dia. Namun sayangnya tidak semua orang Kristen memahami panggilan ini dalam hidup mereka. Masih banyak orang Kristen yang berpikir, bahwa perihal tugas menyatakan Kristus kepada orang lain adalah tugas hamba-hamba Tuhan atau mereka yang Tuhan pilih untuk memberitakan Injil-Nya.

Pemikiran ini tidak salah seutuhnya, tapi juga tidak benar seutuhnya. Memang benar bahwa Allah memberikan tugas khusus bagi orang-orang tertentu untuk menjadi pemberita Injil-Nya, namun Allah juga memanggil setiap orang Kristen untuk menjadi saksi-Nya (bdk. 1Ptr. 2:9-10) melalui kehidupan mereka. Artinya, segala aspek kehidupan orang Kristen adalah menceritakan tentang karya Kristus. Inilah yang disebut dengan kehidupan yang berpusat pada Kristus, dimana Kristus adalah segala-galanya.

Dalam bagian bacaan kita hari ini, kita mendapati bahwa sekalipun Paulus menjalani “tahanan rumah” di Roma, ia tidak kehilangan semangat untuk menceritakan dan mengajarkan Kerajaan Allah dan kebenaran Tuhan Yesus Kristus. Sekalipun geraknya terbatas karena selalu diawasi prajurit romawi yang menjaganya, itupun tidak menghentikan langkahnya. Sebaliknya, hal itu menjadi kesempatan baginya untuk membuka diri dan mengajarkan perihal Kerajaan Allah dan kebenaran tentang Tuhan Yesus Kristus kepada orang yang datang kepadanya. Segala kesempatan yang dimilikinya adalah kesempatan untuk memberitakan Injil Tuhan.

Bagaimana dengan diri kita? Mungkin kita bukan hamba Tuhan yang diutus Tuhan melayani di ladang-Nya. Meskipun demikian, mentalitas dan panggilan kita sebagai murid Tuhan jangan terlupakan. Di manapun kita berada dan dalam berbagai kesempatan, pakailah hidup ini untuk menjadi sebuah kesaksian tentang Dia. Marilah hidup bukan semata-mata untuk diri sendiri, tetapi menyatakan kasih karunia-Nya.


STUDI PRIBADI :

(1) Apa yang Paulus lakukan selama 2 tahun di rumah yang disewanya?
(2) Apa yang dapat kita pelajari dari semangat Paulus ini?

Pokok Doa : Doakanlah setiap orang Kristen agar mereka tidak hidup untuk kepentingan diri sendiri, melainkan hidup bagi Tuhan yang telah menebus dan memanggil mereka menjadi milik-Nya. 

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *